FLUTD atau Tumor: Tanda dan Gejala Kucing Kencing Berdarah yang Perlu Anda Tahu
- WAN NURUL SYAMIMI BINTI YAHYA WAN HASSAN
- 18 Sep 2025
- 3 min membaca
Kucing adalah sahabat setia yang memberikan kebahagiaan dalam hidup kita. Namun, menjadi pemilik kucing juga berarti kita harus memperhatikan kesehatan mereka. Salah satu masalah serius yang sering dialami kucing adalah kencing berdarah. Masalah ini bisa jadi indikasi penyakit yang lebih serius. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua penyebab utama kucing kencing berdarah: FLUTD (Penyakit Saluran Kencing Bawah Kucing) dan tumor. Mari kita telusuri tanda dan gejala yang penting untuk diketahui.
Apa Itu FLUTD?
FLUTD adalah istilah umum yang mencakup berbagai masalah yang mempengaruhi saluran kemih kucing, seperti infeksi saluran kemih, batu ginjal, dan peradangan. Kucing yang mengalami FLUTD dapat menunjukkan gejala seperti kencing berdarah, kesulitan berkemih, atau frekuensi buang air kecil yang meningkat.
Menurut penelitian, FLUTD terjadi pada sekitar 1-3% dari populasi kucing domestik. Penyebabnya bisa bermacam-macam, termasuk diet yang tidak seimbang, stres, dan dehidrasi. Oleh karena itu, penting untuk memberikan makanan berkualitas tinggi dan memastikan kucing Anda memiliki akses ke air bersih setiap saat.

Tanda dan Gejala FLUTD
Beberapa tanda dan gejala yang perlu diperhatikan saat kucing mengalami FLUTD meliputi:
Kencing Berdarah: Ini adalah gejala paling jelas. Jika Anda melihat darah dalam urin kucing Anda, segera cek dengan dokter hewan.
Kesulitan Berkemih: Kucing mungkin terlihat berusaha keras untuk berkemih tetapi urin tidak keluar.
Kencing Lebih Sering: Kucing dengan FLUTD mungkin buang air kecil lebih sering tetapi hanya menghasilkan sedikit urin.
Menjilati Area Genital: Kucing menjilati area genital mereka lebih sering untuk mengatasi ketidaknyamanan.
Perilaku Tidak Biasa: Kucing bisa jadi lebih agresif atau cemas akibat rasa sakit.
Jika Anda mengamati salah satu dari tanda-tanda ini, sangat penting untuk segera membawa kucing Anda ke dokter hewan untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.
Apa Itu Tumor?
Tumor bisa muncul di berbagai bagian tubuh kucing, termasuk saluran kemih. Tumor ini bisa bersifat jinak atau ganas, dan keduanya dapat menyebabkan kucing mengalami kencing berdarah. Tumor ganas, seperti kanker, berpotensi menyebar ke bagian tubuh lainnya dan membutuhkan perawatan yang lebih intensif.

Tanda dan Gejala Tumor
Gejala tumor pada kucing mungkin mirip dengan gejala FLUTD, tetapi ada beberapa yang perlu diperhatikan:
Kencing Berdarah: Sama seperti FLUTD, tumor dapat menyebabkan kucing mengalami kencing berdarah, biasanya disertai gejala yang lebih serius.
Penurunan Berat Badan: Kucing dengan tumor sering kali mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, terkadang hingga 10% dari berat badan awal.
Kelemahan atau Kelesuan: Kucing bisa tampak lemas atau kurang aktif dari biasanya.
Muntah atau Diare: Beberapa kucing dengan tumor mungkin menunjukkan tanda-tanda masalah pencernaan.
Pembengkakan: Jika tumor berada di area perut, pembengkakan atau benjolan mungkin terlihat saat disentuh.
Jika Anda mencurigai kucing Anda mengalami tumor, segera berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.
Perbedaan Antara FLUTD dan Tumor
Meskipun FLUTD dan tumor dapat menyebabkan kucing kencing berdarah, ada beberapa perbedaan penting di antara keduanya. FLUTD lebih umum terjadi dan biasanya dapat diobati melalui perubahan diet dan perawatan medis. Namun, tumor sering memerlukan perawatan yang lebih agresif, seperti pembedahan atau kemoterapi.
Jangan pernah mengabaikan gejala kucing kencing berdarah, karena baik FLUTD maupun tumor dapat mengakibatkan komplikasi serius jika tidak ditangani.
Langkah yang Harus Ditempuh Jika Kucing Anda Kencing Berdarah
Jika kucing Anda kencing berdarah, tetap tenang dan segera bawa mereka ke dokter hewan untuk pemeriksaan. Dokter hewan akan melakukan serangkaian tes, seperti analisis urin dan pencitraan, untuk menentukan penyebab kencing berdarah dan merancang rencana perawatan yang sesuai.
Sambil menunggu janji, pastikan kucing Anda tetap terhidrasi dan hindari membuat perubahan besar dalam pola makan atau rutinitas mereka yang bisa menambah stres.



